Cerai Itu Ibadah? Kok bisa?

Penulis 2024-05-01 13:59:13 - 2024-05-01

donasirumahtahfizh.com - Pekanbaru Dalam Islam pernikahan adalah sesuatu hal yang sangat sakral dan apabila hubungan tidak dapat dilanjutkan maka harus diselesaikan secara baik-baik. Kata perceraian itu memiliki kesan yang pahit, sedangkan membangun rumah tangga bukan hal yang main-main. Pernikahan merupakan sebuah ikatan yang kuat, yang akan diminta pertanggungjawabannya di hadapan Allah. Perlu kelapangan hati, ilmu, kesiapan mental, dan kedewasaan dalam menjalaninya. 

Menikah bukan berarti tanpa masalah, karena selama masih hidup, maka ujian hidup akan terus menerpa. Tak sedikit yang akhirnya kandas, dan perceraian sebagai solusi akhir untuk menyelesaikan permasalahan rumah tangga.


Perceraian bagian dari syariat yang Allah berikan sebagai solusi dalam menyelesaikan permasalahan rumah tangga. Perceraian dikategorikan ibadah ketika dijalankan dengan niat yang benar dan dilaksanakan dengan jalan yang sesuai syariat. Bercerai dengan niat untuk mendekatkan diri kepada Allah. Mengharapkan keridaan Allah dibanding manusia. Perceraian yang dilakukan untuk menyelamatkan keimanan lebih baik daripada perceraian yang dilakukan demi orang ketiga atau untuk menzalimi pasangan. 

Kita harus membangun paradigma positif terkait dengan perceraian. Memandang sebuah proses perceraian sebagai bagian dari jalan menuju ketakwaan pada Allah. Bagi manusia yang bertakwa pada Allah,  maka Allah akan memberikan jalan keluar dan kemudahan dalam segala urusan. 


 

“Barang siapa yang bertakwa pada Allah, niscaya Dia akan membukakan jalan keluar baginya.” (TQS At Thalaq : 2).

 

Allah meletakkan ayat ini untuk memberikan motivasi bagi yang sedang mengalami atau sudah mengalami perceraian. Perceraian bukan akhir kehidupan, bahkan seharusnya kita memandang dan mempersiapkan masa depan agar tetap dalam koridor menggapai rida Allah, tidak terbelenggu pada kenangan masa lalu yang membuat sedih.

 

Lalu bagaimana bisa cerai itu ibadah?

1.      Ketika dengan bercerai anda semakin dekat kepada Allah

Ketika suami atau istri bukan pasangan yang baik, tidak taat kepada Allah SWT, menjadikan rumah tangga itu semakin jauh dari Allah. Cerai itu ibadah untuk rumah tangga yang betul-betul tidak bisa lagi dipertahankan. Karena tidak ada rumah tangga yang apabila dipertahankan maka rumah tangga itu semakin menjauhkan anggota keluarganya dari Allah. Contohnya suami yang tidak sholat, istri tidak menutup aurat atau istri senantiasa tidak mau diarahkan untuk taat kepada Allah dan Rasulnya. Allah kasi solusi yaitu perceraian, tapi ingat niatannya untuk Allah bukan untuk orang ke-3 niatannya untuk mendekat kepada Allah, niatannya untuk semakin memilih Allah dibanding memilih pasangan yang menjauhkan dia dari Allah

2.      Ketika perceraian itu dijalankan sesuai aturan Allah

Mana mungkin Allah mensyariatkan sesuatu kemudian ketika syariat itu kita lakukan tidak bernilai ibadah. Termasuk tolak atau cerai adalah solusi terakhir untuk kemudian kita menyelesaikan masalah rumah tangga. Allah mengatur melalui Rasulullah SAW, bahkan ada diantara istri Rasulullah yang menceraikannya bukan karena apapun tapi ingin mencontohkan kepada kita bagaimana perceraian, apa syariatnya perceraian. Maka ketika perceraian itu dalam rangka taat kepada Allah. Sebagai contoh ada atau tidak rumah tangga yang ketika dipertahankan malah semakin menjauhkan dia dari Allah